Setelah libur geseran Maulid Nabi Muhammad SAW, hari ini bursa saham tanah air kembali bersiap dibuka. Berbekal sejumlah sentimen positif, akankah hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menembus level psikologis 6.700 yang gagal ditembus sehari sebelum libur? Boleh dicatat, hari Selasa lalu IHSG hanya naik sangat tipis dan ditutup pada angka cantik 6.655,99.

Sentimen Pasar

Meskipun perdagangan hari Selasa lalu tercatat sedikit menurun, sejumlah analis meyakini kalau investor asing masing memegang sejumlah saham blue chip terutama di sektor perbankan diantaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Astra International Tbk (ASII). Potensinya masih bisa tahan atau bahkan ambil di sesi pagi. Sesi siang, hati-hati aksi profit taking.

Meskipun memang reli panjang berpotensi aksi profit taking, bisa jadi profit taking-nya dilakukan para investor secara bertahap sehingga tidak teralu menimbulkan gejolak. Selasa lalu para investor, terutama investor asing tercatat banyak melepas saham-saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang konon nilainya mencapai Rp 230 miliar. Lalu saham  ecommerce yang baru saja IPO, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), ada juga saham menara telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), emiten konsumer PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan emiten semen PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Secara umum tren IHSG hari ini diperkirakan akan bullish. Hal ini juga dipicu hijaunya pasar-pasar saham regional seperti Hang Seng di Hong Kong, Nikkei di Tokyo, meskipun Shanghai di China dan Kospi di Korea Selatan mencatatkan penurunan. Bursa saham dan indeks yang menjadi acuan dunia juga ditutup hijau. Wall Street, DJIA (Dow Jones Industrial Average), S&P 500, dan Nasdaq semua menguat. Begitu juga bursa dan indeks saham Eropa seperti DAX 30 di Jerman, FTSE 100 di Inggris,  dan CAC 40 di Perancis.

Dari dalam negeri sentiman positif datang dari Bank Indonesia yang memutuskan untuk tetap memberlakukan kelonggaran berupa DP 0% untuk properti dan otomotif. Artinya saham-saham di sektor properti dan otomotif berpotensi mengalami kenaikan.

Rekomendasi Saham Hari ini

Seperti biasa, berikut adalah rekomendasi saham dari beberapa analis sekuritas terkemuka yang bisa kita jadikan panduan. Mau ikut begitu saja? Jangan dong ya. Jadikan patokan untuk melakukan analisa sendiri.

Artha Sekuritas

  • BNGA PT Bank CIMB Niaga Tbk. -+++
  • WSKT PT Waskita Karya (Persero) Tbk. -++-
  • MNCN PT Media Nusantara Citra Tbk. ++–
  • ISSP PT Steel Pipe Industry of Indonesia ++++

Samuel Sekuritas Indonesia

  • PGAS PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. +++-
  • SRTG PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. ++–
  • ESSA PT Surya Esa Perkasa Tbk. ++++

Indosurya Bersinar Sekuritas

  • ASII PT Astra International Tbk. ++++
  • UNVR PT Unilever Indonesia Tbk. -+–
  • INDF PT Indofood Sukses Makmur Tbk. +++-
  • BBNI PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ++++

Binaartha Sekuritas

  • ANTM PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. ++++
  • BBNI PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ++++
  • BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. -+++
  • MIKA PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. —-

Saham Pilihan Saya

Tidak seperti biasanya, hari ini saya menginapkan saham. Nggak ada tujuan spesifik sih. Cuma kebetulan saja hari Selasa kemarin lupa nutup. Inget-inget udah sore, pasar udah tutup. Portfolio saham yang menginap dan artinya akan terbawa pada pembukaan pasar pagi ini adalah:  BBKP, BBNI, BBRI, BMRI, BBTN, JPFA.

Sementara sepertinya saham-saham blue chip perbankan akan naik pagi, jadi sementara BBNI, BBRI, BMRI akan saya tahan, sementara BBKP, BBTN dan JPFA saya lepas. Sebagai gantinya saya masuk BBHI, ANTM.